Banner

=SENANTIASA PERERAT TALI PERSAUDARAAN & KEBERSAMAAN=

Senin, 11 Juni 2012

Format baru Garputala

Terhitung per 16 Mei 2012, GARPUTALA berubah nama menjadi Ikatan Keluarga Karangwuni disingkat IKK, dengan adanya pergantian nama tersebut membuktikan bahwa kita ingin meningkatkan kwalitas kita dalam sebuah wadah perkumpulan yang lebih baik lagi.
IKK menjadi kekuatan baru bagi kita dalam melangkah untuk memajukan kampung halaman kita tercinta Karangwuni, dalam kekompakan dan kebersamaan dalam satu keluarga besar yaitu keluarga Karangwuni. Walaupun nyatanya kita terpisah oleh jarak dan waktu tapi kebersamaan harus tetap terjaga sampai anak cucu kita.

IKK adalah induk perkumpulan dari perkumpulan-perkumpulan wilayah yang sudah terbentuk yaitu area Jabodetabek ada Ikatan Keluarga Karangwuni Jabodetabek ( IKKJ ), area Yogya dan Semarang ada KRONY'S, area Solo dan sekitarnya ada IKASO , dan Karang taruna Karangwuni ada IPKAR, serta didukung sepenuhnya oleh keluarga besar trah Karangwuni yang berada di seantero jagad.

Akhirnya kita berharap dengan adanya IKK atau Garputala format baru ini kita bisa lebih sering berkomunikasi dan bisa memberikan dampak yang positif untuk kemajuan kampung tercinta kita.
Selamat atas terbentuknya IKK,  membangun kampung dalam kebersamaan.

Minggu, 15 April 2012

Perkenalkan, Saya GARPUTALA !

GARPUTALA Oh GARPUTALA
Adalah sebuah wadah yang apik sebagai penampungan dari  paguyuban-paguyuban warga Karangwuni yang ingin memakmurkan kampung halaman kita ini. 
Berawal kurang lebih 5 tahun silam  GARPUTALA muncul. Setelah sempat merangkak dalam beberapa dekade kini engkau sepertinya agak berkarat karena mungkin perawatannya yang kurang diperhatikan. 
Tiada perlu disesalkan Garputala pada dasarnya terbuat dari bahan dasar yang kuat, jadi hanya sedikit amplasan karat tersebut bisa hilang dan sedikit polesan lagi GARPUTALA bisa cling lagi.
Kita harus optimis jadikan masa lalu sebagai pelajaran untuk menuju masa depan yang lebih baik.
GARPUTALA semoga  nasibmu tidak kandas ditengah jalan, engkau tetap kinclong menyinari bumi Karangwuni.
Bulan Mei mendatang jadikan tonggak baru untukmu, renovasi GARPUTALA buat pondasimu yang kokoh sebagai pijakan kita bersama.

Note :
GARPUTALA adalah wadah dari 4 perkumpulan yaitu gabungan perantauan Jakarta (IKKJ), Jogja (Krony's), Solo (Ikaso),dan Karang Taruna (IPKAR) 

By Kdr

Jumat, 06 April 2012

Agenda IKKJ April

Kita akan melakukan Road show ke Kalideres dan Grogol guna mensosialisakan secara langsung ke anggota tentang tujuan dan program-program IKKJ.

Acara akan dilakukan pada hari minggu tanggal 29 April 2012. Kita akan berkumpul pada jam 11.00 WIB didepan rumah Lek Prapto dan langsung bergerak ke rumah-rumah anggota.
Sekitar jam 13.00 WIB Pasukan road show bergerak menuju Grogol dengan menyusuri jalan Daanmogot sambil mampir kerumah-rumah anggota yang berlokasi disepanjang jalan Daanmogot tersebut.

Pasukan Roadshow akan dipimpin langsung oleh Ketua IKKJ MR. Basuki Gebeg dan akan diikuti oleh Korwil diantarannya Mr. Kondir Endrat, Mr Gareng Diro, Mr Ndolis, Mr Siwid, Mr Wagio Agus, Mr Kacung Piyanto, dan rekan lainnya.

By Kdr

Kampung Kita Mewakili Lomba Desa 2012

Sambut Lomba Desa 2012, Karangwuni Andalkan Sapi


GUNUNGKIDUL—Masyarakat Desa Karangwuni, Kecamatan Rongkop terus membenahi fasilitas di wilahnya guna mengikuti lomba desa 2012. Rencananya dewan juri dari Kabupaten Gunungkidul akan menilainya pada 9 April mendatang.

“Kami dan warga sudah bersiap untuk menyambut tim juri tingkat Kabupaten. Masyarakat kami cukup antusias untuk bisa lolos lomba desa mewakili Gunungkidul tahun ini,” kata Kades Karangwuni, Mugi Basuki, Rabu (7/3).
Menurut dia, berbagai potensi unggulan desa siap ditampilkan selama penjurian tingkat daerah. Salah satunya adalah tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksaan program kegiatan pembangunan desa. Mugi menegaskan, masyarakat di desa gudang industri produksi makanan tradisional jenang saban ini, cukup aktif dalam kegiatan pembangunan desa.
“Mulai dari tahap penyusunan program pembangunan desa maupun musrenbang tingkat paritispasi masyarakat terlibat saya akui sangat luar biasa. Mereka juga pro aktif dalam pengusulan, pengawasan hingga pelaksanaan,” tambah dia.
Potensi bidang peternakan menurut Mugi juga cukup memuaskan. Hal ini terlihat dari potensi besar ternak sapi yang masih tetap ditekuni warga Karangwuni. Meski di pasaran harga sapi masih terombang-ambing, Mugi mengatakan, setiap kepala keluarga Desa Karangwuni memiliki minimal satu ekor sapi. Menurut dia, jumlah sapi di desanya saat ini sudah menembus 1.118 ekor.(ali)

Sumber : http://www.harianjogja.com/2012/harian-jogja/gunung-kidul/sambut-lomba-desa-2012-karangwuni-andalkan-sapi-168488

Minggu, 11 Maret 2012

IKKJ bulan Maret mau apa ya...

Agenda IKKJ bulan Maret :
  • Penarikan iuran anggota
  • Membuat buku anggota
  • Road show ke rumah sesepuh IKKJ, target wilayah Grogol dan sekitarnya.
Untuk penarikan iuran anggota dilakukan oleh pengurus Korwil dan dilaporkan ke markas sebelum tanggal 27 Maret 2012.
 
Mohon doa restunya agar semua bisa lancar terlaksana sesuai rencana Lur..

by kdr.

Menuju 6 April @ Kalideres City

Sukses Pertemuan Korwil IKKJ tanggal 10 Maret 2012 di Pamulang city. Menghasilkan 9 keputusan yang siap direalisasikan.

Maju terus IKKJ , sampai ketemu di petemuan selanjutnya 6 April di Kalideres City.
Untuk Korwil wajib hadiiiiiir.
Pertemuan 6 April sangat menetukan masa depan IKKJ, jadi mohon keiklashannya untuk meluangkan waktunya.

By Kdr


Rabu, 07 Maret 2012

Imajinasi Untuk Desaku


Oleh : Dian R. Saputra
:desaku kudesah

Bagaimana kampung ini akan dibicarakan jika tak ada apapun di sini menarik untuk dibicarakan? Sebagai ibukota kelurahan, seharusnya kampung ini menjadi setidaknya kampung percontohan bagi yang lain.
Dalam banyak kesempatan saya suka membayangkan, sebagai permulaan, perubahan-perubahan kecil di kampung ini yang kemudian akan memantik perubahan-perubahan lain yang lebih besar. Semisal menjadikannya semacam desa seni. Bukan hanya karena saya menyukai seni, tetapi apa salahnya membuatnya menjadi seperti itu? Toh, sejauh yang saya tahu, ada banyak SDM di sini memiliki bakat yang sebenarnya potensial untuk dikembangkan baik dalam bidang seni musik maupun genre seni yang lain. Tentu dalam bidang olahraga dan lainnya juga. Perpaduan dari semua aspek tersebut jika dikemas secara baik akan mampu menghasilkan sesuatu yang istimewa. Sesuatu yang besar.

Perubahan fisikal kampung, menurut saya, juga penting untuk diperhatikan. Ini mengenai bagaimana membuatnya menarik dan berbeda sehingga tidak hanya akan membuat orang lain tertarik untuk datang berkunjung, tetapi bagi orang dalam sendiri akan lebih nyaman dan betah tinggal di dalamnya. Dan dalam perkembangannya nanti, tidak menutup kemungkinan untuk diatur sedemikian rupa sehingga mampu mendatangkan pemasukan/income bagi warga maupun bagi kampung itu sendiri. Tetapi ini tidaklah mudah. Dibutuhkan kesamaan persepsi dari semua elemen masyarakat. Dibutuhkan kerjasama dan konsistensi yang solid.

Di sini saya uraikan beberapa imajinasi liar saya tentang kampung ini. Bukan hal-hal besar, tetapi darinya saya berharap akan mampu merangsang kita semua untuk kemudian turut berimajinasi, menelorkan ide dan gagasan kreatif demi mewujudkan cita-cita kita bersama yaitu perubahan. Saya membayangkan, alangkah akan indahnya andai tembok-tembok bangunan di kampung ini dipenuhi lukisan. Selain akan terlihat artistik, juga mampu mengurangi/sedikit mengatasi permasalahan tembok rusak, kotor, atau berlumut yang tentu saja sangat mengganggu pandangan. Bahkan lebih ekstrim, saya membayangkan dinding-dinding rumah semua berseragam corak yaitu bergambar motif batik. Selain itu, dicanangkan program neonisasi, keharusan memiliki kentongan bagi setiap rumah dan saling bersahutan memukulnya di setiap sore atau menjelang malam. Ini juga bisa dipakai sebagai simbol keamanan kampung. Atau,akan manis barangkali seandainya ditanam bibit-bibit pohon palem di sekitar lapangan sepakbola (di tepi jalan berdekatan dengan tembok pembatas lapangan), memasang gapura Selamat Datang di setiap pintu masuk kampung, memasang papan nama gang/jalan, memasang gapura RT, papan informasi serta mading guna menempelkan koran harian di salah satu titik di kampung, juga box kritik dan saran guna menampung aspirasi warga. Selain itu dibentuk juga perpustakaan dusun, taman bermain untuk anak-anak, pencatatan prestasi warga maupun kampung itu sendiri, pembuatan buku berisikan sejarah kampung, dokumentasi, serta tidak kalah penting mengadakan semacam sarasehan/sambung rasa secara rutin yang diikuti oleh warga.

Begitulah sedikit lintasan imajinasi yang saya tangkap kemudian olah. Pikir saya, mengembangkan potensi yang dimiliki adalah cara tepat guna memperkenalkan diri pada dunia luar. Menumbuhkan semangat "Bangga Menjadi Warga Karangwuni" adalah hal mendasar yang harus kita miliki bersama.
Sekali lagi, semua itu hanyalah imajinasi-imajinasi liar saya. Tidak harus terwujud, tetapi harus saya utarakan. Barangkali masih akan banyak imajinasi-imajinasi yang lain. Saya akan terus berpikir, berhayal, bahkan pada hal-hal yang tidak masuk akal sekalipun. Sebaiknya kalian juga begitu. Selamat berimajinasi!

03.03.12